
Secara* saya suka sekali dengan buah mangga dan kelengkeng
. Beberapa hari yang lalu saya pergi untuk berburu buah mangga di sebuah toko buah di bilangan Wortel Monginsidi Kebayoran Baru. Tapi sayang sekali ternyata tidak saya lihat ada mangga di sana. Melihat kumpulan buah kelengkeng, bergegaslah saya ke sana. Ah, ternyata itu juga bukan buah kelengkeng, melainkan buah duku.
Daripada pulang tanpa membawa hasil buruan, akhirnya saya berniat membeli buah apel saja. Bergegaslah saya menuju ke tumpukan buah apel yang besar-besar. Eh, lhah da lhah, ternyata itu juga bukan buah apel, melainkan mangga !!! Yah, di situ ditulisnya mangga Africa!!! Sepertinya sudah lama mangga ini dijual di sini, tapi saya tidak menyangka kalau itu mangga. Ya biasalah namanya juga orang udik, tahunya ya mangga arum manis alias gadung, mangga manalagi, mangga golek, de el el mangga lokal. Mangga Africa ini bentuknya mirip sekali dengan apel, tapi ukurannya terbilang besar.
Bagaimana rasa buah yang namanya mangga Africa ini (tidak tahu, benar dari afrika atau tidak J ) ? Hmm…, rasanya cukup aneh. Ada rasa seperti rasa mangga arum manis, ada rasa seperti rasa mangga manalagi juga, dan ada rasa seperti rasa buah kesemek! Seorang teman yang ikut merasakan bilang, “Ini mirip-mirip rasa apel !“
Kesimpulannya, mangga africa ini lumayanlah. Tapi rasanya juga lumayan sih
.
* ini kata aneh, yang sekarang ini sering digunakan dalam kalimat yang aneh pula. Jelas tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia
Ya ampun.. masa ciyy..:p
masak sih itu mangga afrika yang saya jumpai disi serabut semua sih gak enak dimakan langsung tapi enak nya di jus mantab broo