<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SUGENG RAWUH</title>
	<atom:link href="http://rendrasyah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rendrasyah.wordpress.com</link>
	<description>Spirit, Work Hard, and Resignation</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 05:22:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rendrasyah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>SUGENG RAWUH</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rendrasyah.wordpress.com/osd.xml" title="SUGENG RAWUH" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rendrasyah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>LSM-LSM ITU&#8230;</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2008/03/10/lsm-lsm-itu/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2008/03/10/lsm-lsm-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 06:16:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/2008/03/10/lsm-lsm-itu/</guid>
		<description><![CDATA[  Kata LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) adalah kata yang sudah sangat familiar terdengar di telinga kita. Karena memang kata ini sangat sering dimuat di media-media cetak, media online, maupun diperdengarkan di media-media elektronik. &#160; Mengutip penjelasan wikipedia tentang LSM: Lembaga Swadaya Masyarakat (disingkat LSM) adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=113&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><img border="0" width="372" src="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/watchLSM.jpg" height="273" style="width:313px;height:221px;" /> </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2">Kata LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) adalah kata yang sudah sangat familiar terdengar di telinga kita. Karena memang kata ini sangat sering dimuat di media-media cetak, media online, maupun diperdengarkan di media-media elektronik. </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font size="2">Mengutip penjelasan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_Swadaya_Masyarakat">wikipedia</a> </font><font face="MsoNormal"><font size="2">tentang LSM: <i>Lembaga Swadaya Masyarakat (disingkat LSM) adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang secara sukarela yang memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya</i>. Kalau kita coba meninjamnya secara bahasa, mengacu kepada Kamus Besar Bahasa Indonesia (<a href="http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php">KBBI</a>)</font><font face="MsoNormal"><font size="2">,swadaya berarti kekuatan/tenaga sendiri. Jadi, saya dapat katakan bahwa LSM adalah suatu lembaga yang pengusahaannya dengan tenaga/kekuatan masyarakat. Lalu “pengusahaan” di sini maksudnya bagaimana? Apakah pendiriannnya? Atau usaha untuk menjalankan/mencapai tujuannya? Ya bisa saja kedua-duanya. Toh, memang tidak ada aturan baku yang menjelaskan definisi Lembaga Swadaya Masyarakat. </font></font></font></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2"></font></p>
<p><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font size="2">Meski, sejak awal pertama kali mendengar kata LSM (mungkin saat saya dulu masih di bangku SMP), asosiasi saya mengarah kepada sebuah lembaga yang didirikan dan dikelola penuh oleh tenaga atau sumber dari masyarakat. Jadi tidak berasal dari bantuan pemerintah atau pihak lain. Tapi ada juga yang bilang : “Kan, bisa saja to kalau memang usaha masayarakat itu adalah dengan mencari bantuan ke pemerintah atau pihak-pihak lain?” Iya juga sih..<span>  </span>Kalau sudah demikian, mungkin LSM sama saja dengan Yayasan-Yayasan Sosial lainnya, atau bahkan LSM memang merupakan Yayasan? Ah, saya tidak tahu juga. Yang jelas, menurut saya LSM masuk dalam kategori Organisasi Kemasyarakatan yang mungkin <span> </span>tercakup dalam UU No. 8 Tahun 1985 dan PP No. 18 Tahun 1986. Saya tidak ingin menulis lebih panjang lagi mengenai definisi dan lingkup dari LSM.</font></font></font></font><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"> </font></font></font></p>
<p><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><span id="more-113"></span><font face="MsoNormal"><font size="2"></font></font><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font size="2">Yang ingin saya soroti adalah keberadaan LSM-LSM sampah, kalau boleh saya menyebutnya demikian. Sejatinya, LSM dibuat untuk tujuan yang baik. Saya sangat yakin akan hal ini. Entah itu pemberdayaan masyarakat, bantuan ke masyarakat, sampai pada fungsi kontrol terhadap pemerintah dan aparat yang ada. Tapi sangat disesalkan, saat ini banyak (kata <u>banyak</u> merupakan kata yang sangat tidak jelas ukurannya, kata yang tidak saya sukai) LSM yang sekarang tidak lebih dari sekedar alat untuk menjatuhkan pemerintah, menggulingkan lawan politik. Atau sebaliknya, untuk melanggengkan kekuasaan. LSM juga dijadikan sarana untuk melakukan pemerasan dan menangguk keuntungan pribadi (baca: duit/doku/uang/fulus). Ah, mumpung ada…, kenapa tidak..?? Mungkin demikian yang ada di pikiran-pikiran mereka itu.</font></font><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font size="2">LSM yang baik, dan memang benar-benar baik, memfungsikan keberadaanya untuk hal yang berguna tetap ada. Bahkan, mungkin banyak jumlahnya. </font></font></font></font></font></font></font></p>
<p><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font face="MsoNormal"><font size="2">Tapi, sekali lagi, LSM-LSM sampah juga tidak sedikit. Serigala-serigala lapar yang siap menerkam siapa saja yang lengah. Alih-alih berdemo menentang suatu kebijakan, nyatanya hanya kamuflasenya untuk mereguk beberapa juta, ratus juta, atau sampai miliaran rupiah dari pembuat kebijakan.</font><font face="MsoNormal"><font size="2">Lalu harus bagaimana menangani LSM-LSM sampah ini? Akan ada banyak kerumitan di sini. Apakah perlu dibuat UU atau PP yang tegas untuk mengatur LSM-LSM? Sehingga bisa dilakukan penindakan terhadap pelanggaran oleh LSM yang sampah (meski saya rasa sangat sulit mendapatkan buktinya)? Ah, lagi-lagi banyak kerumitan di sini. Yang ada malah nantinya dibilang memberangus kebebasan berkumpul dan berorganisasi, alat untuk melanggengkan kekuasaan (memang berpotensi untuk itu), dan lain-lain. Repot juga ya…</font></font></font></font></font></font></font></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/113/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/113/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=113&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2008/03/10/lsm-lsm-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/watchLSM.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Permintaan Maaf Kepada Pengendara CRV</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2008/03/08/permintaan-maaf-kepada-pengendara-crv/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2008/03/08/permintaan-maaf-kepada-pengendara-crv/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 14:13:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya berkunjung ke rumah Pakdhe di daerah Cirendeu, Tangerang. Berangkat jam 11.45. Agar cepat saya naik motor. Hari libur seperti ini pasti macet. Tidak libur saja macetnya luar biasa di daerah Fatmawati. Singkat cerita, pada saat perjalanan pergi ke tempat tujuan, di tengah kemacetan,  spion motor saya menabrak spion Honda CRV warna abu-abu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=112&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><img border="0" width="250" src="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/baby.jpg" height="321" /></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2">Hari ini saya berkunjung ke rumah Pakdhe di daerah Cirendeu, Tangerang. Berangkat jam 11.45. Agar cepat saya naik motor. Hari libur seperti ini pasti macet. Tidak libur saja macetnya luar biasa di daerah Fatmawati. </font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2">Singkat cerita, pada saat perjalanan pergi ke tempat tujuan, di tengah kemacetan, <span> </span>spion motor saya menabrak spion Honda CRV warna abu-abu metalik. Saya yang salah, mobil yang sedang berhenti kok ditabrak. Saya kurang berhati-hati.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2">Saya tidak tahu siapa Anda, pengendara mobil CRV, tapi kalau Anda baca tulisan ini (sepertinya tidak mungkin, mustahil), maka dengan ini saya sampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya. Saya minta maaf… Sebenarnya saya ingin berhenti dan meminta maaf, tapi apalah daya, bunyi klakson motor yang berbaris panjang di belakang seakan memerintah saya untuk terus saja. Saya minta maaf, sekali lagi saya minta maaf..</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span id="more-112"></span> </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2">Memang tidak ada yang rusak dengan spion Anda, tapi senggolan itu sudah membuat Anda harus membetulkan posisi spion Anda. Saya minta maaf..</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2">KEKACRUTAN KEDUA</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2">Celaka!!! perjalanan pulang dari rumah Pakdhe, lagi-lagi di jalan Fatmawati, dan lagi-lagi di kemacetan yang luar biasa, spion motor saya menabrak lagi spion mobil yang tengah berhenti. Celakanya, lagi-lagi mobil yang saya tabrak adalah Honda CRV, dan lagi-lagi warnanya abu-abu metalik. Jangan-jangan ini mobil yang sama??? Kalo iya, lengkap sudah dosaku padamu wahai pengendara CRV. Kalau tadinya spion kiri, sekarang spion kanan mobil Anda yang telah saya tabrak.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2">Kepada pengendara CRV yang telah saya senggol spionnya, saya meminta maaf pada Anda atas kesalahan saya. Ah, tidak puas rasanya kalau tidak meminta maaf secara langsung., karena Anda juga tidak membaca tulisan ini.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font size="2">Saya mohon maaf…</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/112/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/112/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=112&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2008/03/08/permintaan-maaf-kepada-pengendara-crv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/baby.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sulitnya Ber-internetan</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/15/sulitnya-ber-internetan/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/15/sulitnya-ber-internetan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 14:21:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/15/sulitnya-ber-internetan/</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini saya lebih banyak beraktifitas di lapangan, itu pun di pelosok, termasuk di daerah terpencil. Jadi porsinya lebih banyak berada di lapangan daripada duduk di belakang meja. Dari kesemuanya itu, satu hal yang yang membuat saya agak merana ( :p ) adalah masih sulitnya didapatkan fasilitas internet di sana. Di daerah-daerah sekitarnya juga tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=95&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><img src="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/not_connected.jpg" align="top" height="253" width="380" /></p>
<p class="MsoNormal"><span>Belakangan ini saya lebih banyak beraktifitas di lapangan, itu pun di pelosok, termasuk di daerah terpencil. Jadi porsinya lebih banyak berada di lapangan daripada duduk di belakang meja. Dari kesemuanya itu, satu hal yang yang membuat saya agak merana ( :p ) adalah masih sulitnya didapatkan fasilitas internet di sana. Di daerah-daerah sekitarnya juga tidak saya temukan (atau mungkin belum) penyedia jasa layanan internet alias warnet.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sebenarnya ada alternatif lainnya untuk dapat tersambung internet, yaitu menggunakan PC/Notebook dengan HP sebagai modem. </span><span id="more-95"></span><span>Karena di daerah tersebut jaringan indosat, telkomsel, dan XL tersedia dengan baik. Tapi tentu saja, alternatif ini tarifnya masih relatif sangat mahal (setidaknya untuk saya saat ini). Alternatif lainnya adalah ber-internet ria dengan memakai HP (yang support Java) via GPRS dengan aplikasi opera mini. Ternyata ber-internet ria dengan alternatif ini tarifnya sangat murah. Selain itu koneksinya juga lumayan, tidak terlalu lambat. Pun demikian, tentu saja ada keterbatasan-keterbatasan. Salah satunya adalah ketidaknyamanan saat pemakaiannya, layar HP yang tentu saja terbatas, sehingga tampilan kecil-kecil. Oleh karenanya harus ekstra sabar dalam menggeser <em>button down</em>. Selain itu, juga ketidaknyamanan saat melakukan pengetikan (email dan lain-lain). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Meski demikian, ini merupakan alternatif terbaik bagi saya (hingga saat ini) untuk memantau perkembangan berita di ’luar sana’ </span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span>. Saya bisa mengecek, membalas, maupun mem-posting email, blog, dan berita-berita lainnya. Khusus untuk <em>blogging</em> (<em>using WordPress</em>) saya menemui permasalahan bila menggunakan HP dengan opera mini. Untuk melihat tampilan blog dan menuliskan komentar tidak ada masalah. Tapi untuk melakukan <em>posting</em> (<em>post new writing</em>) selalu mengalami kegagalan. Hingga kini saya masih belum tahu apa penyebabnya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sepertinya sebelum ada alternatif lainnya yang lebih baik, saat di lapangan saya akan tetap berinternet ria lewat HP dengan aplikasi opera mini. Adakah alternatif lainnya?</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/95/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/95/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=95&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/15/sulitnya-ber-internetan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/not_connected.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>SELAMAT IDUL FITRI 1428 H</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/12/selamat-idul-fitri-1428-h/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/12/selamat-idul-fitri-1428-h/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Oct 2007 01:49:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/12/selamat-idul-fitri-1428-h/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=90&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/idulfitriBlog-1.jpg" alt="idul fitri" align="middle" height="327" width="498" /></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/90/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/90/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=90&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/12/selamat-idul-fitri-1428-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/idulfitriBlog-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">idul fitri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>InsyaAllah Saya Sholat Iedul Fitri 13 Okt</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/12/insyaallah-saya-sholat-iedul-fitri-13-okt/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/12/insyaallah-saya-sholat-iedul-fitri-13-okt/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2007 22:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/12/insyaallah-saya-sholat-iedul-fitri-13-okt/</guid>
		<description><![CDATA[Ada dua pendapat tentang metode menentukan hari Idul Fitri, 1 Syawal : rukyat dan hisab. Bila rukyat berdasarkan nash yang menyebutkan :”Berpuasalah dengan melihat bulan dan berbukalah dengan melihat bulan” serta ”Bila hilal tak nampak karena tertutup mendung/awan maka genapkanlah puasamu (menjadi 30 hari)”. Sedangkan hisab berdasarkan nash: ”Jika terhalang, maka ukurlah atau perkirakanlah”. Menyitir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=92&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span>Ada dua pendapat tentang metode menentukan hari Idul Fitri, 1 Syawal : rukyat dan hisab. Bila rukyat berdasarkan nash yang menyebutkan :”Berpuasalah dengan melihat bulan dan berbukalah dengan melihat bulan” serta ”Bila hilal tak nampak karena tertutup mendung/awan maka genapkanlah puasamu (menjadi 30 hari)”. Sedangkan hisab berdasarkan nash: ”Jika terhalang, maka ukurlah atau perkirakanlah”. Menyitir tulisan Ma’rufin Sudibyo (Jogja Astro Club; Rukyatul Hilal Indonesia; Badan Hisab dan Rukyat Kab. Kebumen), sebenarnya keduanya adalah dua sisi dari sekeping mata uang. Artinya, hubungan antara hisab dan rukyat sejatinya adalah timbal balik sehingga tidak perlu ditempatkan berlawanan, apalagi dibandingkan mana yang paling unggul. Sebuah hipotesis (yang dihasilkan oleh hisab) akan terbukti jika didukung oleh hasil pengamatan (rukyat) dan sebaliknya, hasil pengamatan pun harus memenuhi syarat-syarat yang dikehendaki oleh hipotesisnya agar hasilnya dapat dikatakan valid dan reliabel. Yang menjadikan perbedaan antara keduanya terletak pada ”TIADANYA DEFINISI TUNGGAL TENTANG HILAL”. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Saya tidak sedang ingin menulis tentang polemik penentuan mana yang lebih benar. </span><span id="more-92"></span><span>Tapi yang jelas hendaknya setiap orang memilih berdasarkan keyakinannya mengacu pada metode dengan dasar nashnya itu. Silahkan berbeda, asalkan kita memiliki dasar. Dan jangan paksakan orang lain untuk mengikuti yang kita yakini. Silahkan saja bila ingin berdiskusi<span>  </span>meyakinkan orang lain untuk memahami apa yang kita yakini, tapi bila yang kita yakinkan masih tidak sependapat, ya sudah jangan dipaksakan. Sudah seharusnya kita saling menghormati.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Saya pribadi lebih <em>preferred</em> pada nash rukyat. Ditambah lagi menurut ahli fikh yang menyatakan keputusan waliyyul amri atau pemerintah dapat menyelesaikan perpecahan serta nash Al Qur’an menyuruh agar kita mematuhi Ulil Amri. Oleh karena itu, pada lebaran kali ini saya memilih untuk mengikuti Sholat Ied pada tanggal 13 Oktober 2007. Jadi pada hari ini, tanggal 12 Oktober 2007 saya genapkan puasa saya menjadi 30 hari. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span>”Kewajiban shuyam (puasa) ramadhan dan mengagungkan syiar hari raya Islam (Iedul Fitri) memberikan banyak pesan. Salah satu pesan adalah mempersatukan ummat dalam ibadah dan syiar yang sama (wihdatul ummah/persatuan ummah) agar semuanya dapat menikmati kesejukan spiritual dan kehangatan sosial”.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/92/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/92/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=92&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/12/insyaallah-saya-sholat-iedul-fitri-13-okt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menangislah Untuk Ramadhan Yang Kan Hilang</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/08/berpisah-dengan-ramadhan-1/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/08/berpisah-dengan-ramadhan-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2007 05:40:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/08/berpisah-dengan-ramadhan-1/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Abdul Rozak sumber : eramuslim.com Nak, menangislah, Jika itu bisa melapangkan gundah yang mengganjal sanubarimu. Bahwa Ramadhan sudah bergegas di akhir hitungan. Dan tadarus quranmu tak juga beranjak pada juz empat.jika itu adalah ungkapan penyesalanmu. jika itu merupakan awal tekadmu untuk menyempurnakan tarawih dan qiyamul lailmu yang centang perenang (ah, pasti kamu masih ingat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=89&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh <strong>Abdul Rozak</strong></em><font face="Comic Sans MS" size="2"> </font></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">sumber : <a href="http://eramuslim.com/" rel="nofollow" target="_blank"><span style="background:transparent none repeat scroll 0 50%;" class="yshortcuts">eramuslim.com</span></a> </font></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">Nak, menangislah, </font></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">Jika itu bisa melapangkan gundah yang mengganjal sanubarimu. Bahwa Ramadhan sudah bergegas di akhir hitungan. Dan tadarus quranmu tak juga beranjak pada juz empat.jika itu adalah ungkapan penyesalanmu. jika itu merupakan awal tekadmu untuk menyempurnakan tarawih dan qiyamul lailmu yang centang perenang (ah, pasti kamu masih ingat obrolan tadi siang ketika dengan senyum manisnya teman ruanganmu berucap, &#8220;alhamdulillah tarawihku belum bolong. &#8221; dan kamu merasa ada malaikat yang menjauh darimu dan pindah padanya. Kamu merasa sendiri, terasing.) </font></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">Menangislah, </font></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">Biar butir bening itu jadi saksi di yaumil akhir. Bahwa ada satu hamba Allah yang bodoh, lalai, sombong lagi terlena. Yang katanya berdoa sejak dua bulan sebelum ramadhan, yang katanya berlatih puasa semenjak rajab, yang katanya rajin mengikuti taklim tarhib ramadhan, tapi&#8230;, tapi sampai puasa hari ke tiga belas masih juga menggunjingkan kekhilafan teman ruanganmu, masih juga tak bisa menahan ucapan dari kesia-siaan, tak juga menambah ibadah sunnah&#8230; Bahkan hampir terlewat menunaikan yang wajib. </font></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">Menangislah, lebih keras&#8230;</font></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">Allah tak menjanjikan apa-apa untuk Ramadhan tahun depan, apakah kamu masih disertakan, sedangkan Ramadhan sekarang cuma tersisa beberapa hari. Tak ada yang dapat menjamin usiamu sampai untuk Ramadhan besok, sedang Ramadhan ini tersia-siakan. Menangislah untuk Ramadhan yang kan hilang, bersama nostalgia yang terus tumbuh bersama usiamu. Setengah sadar menatap hidangan saat sahur, kolak-es buah yang tersaji saat berbuka, menyusuri gang sempit saat tadarus keliling, petasan dan kembang api yang disulut usai subuh. Ramadhan yang selalu membuka ingatan masa kecilmu dan terus terulang mengisi tahun-tahun kedewasaan.. . </font></p>
<p><span><font face="Comic Sans MS" size="2">Menangislah, </font></span></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">Untuk dosa-dosa yang belum juga diampuni, tapi kamu masih juga menambahi dengan dosa baru. Berapa kali kamu sholat taubat, tetapi tak lama kemudian ada saja kelalaian yang kamu buat? Kamu bilang tak sengaja? Tapi mengapa berulang dan tak juga kamu mengambil pelajaran? Syarat taubatan nasuha adalah bertekad tidak mengulanginya lagi dan bukannya bertobat sambil berucap &#8216;kalau kejadian lagi, yaa taubat lagi&#8217;&#8230; </font></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">Menangislah. ..</font></p>
<p><font face="Comic Sans MS" size="2">Dan tuntaskan semuanya di sini, malam ini. Karena besok waktu akan bergerak makin cepat, Ramadhan semakin berlari. Sekarang sudah sepuluh hari terakhir dan kamu belum bersiap untuk itikaf. Dan lembar-lembar quran menunggu untuk dikhatamkan. Dan keping-lembar mata uang menunggu disalurkan. Dan malam menunggu dihiasi sholat tambahan. </font></p>
<p><span><span class="q"><font face="Comic Sans MS" size="2">Sekarang, atau (mungkin) tidak (ada lagi) sama sekali&#8230;</font><span style="color:white;"></span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/89/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/89/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=89&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/08/berpisah-dengan-ramadhan-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Posting Lagi</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/08/posting-lagi/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/08/posting-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2007 05:34:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/08/posting-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa lama tidak membuka blog, akhirnya saya berkesempatan lagi untuk menulis lagi di blog ini. Ternyata sudah lama juga. Menapaki hari-hari yang sarat dengan pengalaman-pengalaman dan hal-hal yang baru, memberikan sesuatu yang dapat menyegarkan diri ini setelah sekian lama terkungkung dalam sebuah sangkar emas. Yah&#8230; sebuah sangkar emas, yang meskipun emas, tapi sangkar tetaplah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=88&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Setelah beberapa lama tidak membuka blog, akhirnya saya berkesempatan lagi untuk menulis lagi di blog ini. <span>Ternyata sudah lama juga. Menapaki hari-hari yang sarat dengan pengalaman-pengalaman dan hal-hal yang baru, memberikan sesuatu yang dapat menyegarkan diri ini setelah sekian lama terkungkung dalam sebuah sangkar emas. Yah&#8230; sebuah sangkar emas, yang meskipun emas, tapi sangkar tetaplah sangkar.</span></p>
<p><span></span>It’s time to wide spread my knowledge, wide spread my skill, extending my point of view in all over field, technical, social, management, lobbying, and of course politics.</p>
<p class="MsoNormal">Here I come, back to my original world.</p>
<p class="MsoNormal">You know that AiKenDuDhet !!!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/88/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/88/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=88&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/10/08/posting-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Ini Mah Bukan Lagi Nyopet</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/07/24/yang-ini-mah-bukan-lagi-nyopet/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/07/24/yang-ini-mah-bukan-lagi-nyopet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 14:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/2007/07/24/yang-ini-mah-bukan-lagi-nyopet/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama gak pernah lagi menumpangi bis, eh sekalinya naik lagi saya mengalami kejadian tidak menyenangkan. Sore ini, seusai bermain futsal di bilangan Kelapa Gading saya bergegas pulang dengan menaiki bis kota. Naik dari depan rusun Pulomas, dan saya putuskan untuk berdiri saja, toh sekitar 5 menit kemudian saya juga turun. Persis di depan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=87&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sekian lama gak pernah lagi menumpangi bis, eh sekalinya naik lagi saya mengalami kejadian tidak menyenangkan. Sore ini, seusai bermain futsal di bilangan Kelapa Gading saya bergegas pulang dengan menaiki bis kota. Naik dari depan rusun Pulomas, dan saya putuskan untuk berdiri saja, toh sekitar 5 menit kemudian saya juga turun. Persis di depan saya ada seorang wanita karyawan kantoran yang juga berdiri, meski saat itu masih ada beberapa tempat duduk yang kosong. Bus kembali berjalan.</p>
<p>Tepat di depan kampus ASMI, bus kembali berhenti. Kali ini masuk 7 atau mungkin 8 orang laki-laki. Mereka juga berdiri. (Saat mereka masuk, saya sudah curiga bahwa mereka adalah gerombolan pencopet). Di dalam bis, salah seorang penumpang yang baru masuk ini tampak berbisik-bisik kepada seorang lainnya. Dan benar saja, sejurus kemudian tepat di tempat pemberhentian saya, di saat bis mengerem, mereka berdesak-desakan mendorong-dorong wanita yang tadi persis berada di depan saya. Kurang ajar, kentara banget aksinya, jelas-jelas bisnya tidak mengerem mendadak tapi mereka memepet penumpang wanita tadi ke pojokan dekat pintu, seperti seolah-olah bis direm mendadak. Dan kemudian mengambil paksa (bukan lagi mencopet namanya) dompet yang ada di tas si wanita tadi sembari tetap memepet penumpang wanita tadi. Sontak wanita tersebut berteriak-teriak sembari menunjuk-nunjuk si pengambil dompet. Yang ditunjuk marah-marah dan memaki-maki wanita tadi.<br />
<span id="more-87"></span><br />
Kejadiannya berlangsung cepat, saya sendiri tidak sempat melihat siapa yang mengambil dompet. Dan dompet telah berpindah ke tangan siapa, tidak jelas. Saya benar-benar emosi saat itu. Saat gerombolan tadi akan turun, saya sudah ada di depan pintu (kebetulan saya juga akan turun). Saya coba perlambat pergerakan mereka, saya desak mereka supaya tetap pada posisinya semula (tetap berdesakan). Dan tentu saja mereka tidak bisa bergerak, karena tekanan saya kuat (saya berpegangan pada tiang dan pintu bis). Saya yakin mereka tahu itu, karena memang kentara banget. Tapi posisi mereka tidak menguntungkan. Mereka akan sangat kesulitan memukul bahkan mendorong dengan tangan. Mereka hanya bisa mendorong dengan tubuh dengan gaya dorong dari pijakan kaki mereka. Penumpang yang duduk di barisan tengah dan depan sudah pada berdiri. Satu orang dari gerombolan bisa lolos juga, saya pun segera meloncat keluar. Berturut-turut satu gerombolan bangsat itu pun turun dan sambil mengumpat ke para penumpang bis, “Enak aja, siapa yang nyopet???”.</p>
<p>Di luar bis, saya tatap tajam-tajam setiap wajah mereka (entah mengapa saat itu saya berani sekali, gak ada takutnya, mungkin saya sudah terlalu emosi. Ingin sekali saya pukul mereka saat itu). Dan anehnya mereka juga diam saja meski tahu saya menatap mereka dengan mimik marah dan menantang dan anehnya saya malah mengikuti mereka. Kemudian mereka bergegas mempercepat langkah dan berbelok ke jalan lain. Sementara yang lain mempercepat langkahnya masuk ke suatu gang, satu orang tetap berdiri di belokan dan menatap saya tajam. Saya yang masih emosi, menatap dia dengan tajam pula. Dan orang tersebut berkata, “Mas, habis kampanye ya?”. Saya baru sadar kalo saya sedang memegang kaos yang bergambar Adang-Dani, salah satu cagub-cawagub pilkada DKI – ada teman kantor yang notabene tim sukses Adang-Dani yang menyumbang kaos pembeda tim, rompi bermain futsal-. Saya menjawabnya dengan nada kasar,”Kampanye-kampanye,,, apa loe???”.</p>
<p>Ah, seharusnya saya tidak perlu heran, karena memang kejadian tadi adalah hal yang mungkin sudah biasa di Jakarta dan mungkin juga di kota-kota besar lainnya. Sekarang, saat saya bisa berpikir lagi tanpa emosi saya baru merasakan kemirisan di hati ini, dan berpikir : “Bagaimana ya seandainya ada diantara mereka yang membawa senjata tajam/pistol dan kemudian menusuk/menembak saya?”, “Bagaimana ya jika ke-tujuh/delapan orang tadi mengeroyok saya”.</p>
<p>BUAT KALIAN PARA PENCOPET/PENJAMBRET :</p>
<p>= = = MATAMU AMBLEGGG !! !!!!!!!!!!!!!! = = =</p>
<p>Tak pernahkah kalian berpikir siapa orang yang kalian copet dan rampas hartanya??? Tak pernahkah ada di pikiran kalian, jangan-jangan wanita yang kalian copet tadi itu termasuk orang susah??? Yang bekerja hingga petang untuk mencari duit yang mungkin seharinya cuman dibayar 30 rebu rupiah sedangkan dia harus menafkahi anak-anaknya yang mungkin banyak jumlahnya, sedang suaminya sudah tidak ada lagi??? Tak pernahkah ada di pikiran kalian, jangan-jangan duit yang ada di dompet yang kalian copet itu adalah duit hutangan untuk menebus biaya perawatan rumah sakit anaknya yang sedang dirawat di sana? Tak pernahkah kalian berpikir seperti itu? Tak pernahkah???? Hah hah???</p>
<p>BUAT KALIAN PARA PENCOPET/PENJAMBRET :</p>
<p>= = = MATAMU BENAR-BENAR AMBLEGGG !! !!!!!!!!!!!!!! = = =</p>
<p>BUAT KALIAN PARA PENUMPANG YANG LAIN,,, :<br />
Ah, saya tak menyalahkan kalian kalau kalian tidak bisa bersama-sama melakukan perlawanan. Meski, saya yakin sebenarnya kita bisa ‘mengamankan’ mereka bila bersama-sama. Karena saya tahu mereka juga ciut nyalinya, ketika kalian semua segera berdiri. Namun, kalian tetap diam saja, dan mereka pun bisa leluasa turun dari bis. Dan kalian hanya bisa, mengumpat-umpat mereka dari dalam bis, sedangkan mereka berjalan dengan santainya di luar. Ah, saya tak kan menyalahkan kalian.</p>
<p>BUAT KALIAN YANG DULU KULIAHNYA DISUBSIDI NEGARA, TERMASUK SAYA!!!! :<br />
Jangan Cuma bisa bekerja buat orang lain dong!!!! Mbok ya, bikin usaha kek, meski kecil tapi bisa menyerap tenaga kerja. Menyerap 2-3 orang tenaga kerja juga sudah lumayan. Jadi, mengurangi jumlah pengangguran dan memperkecil peluang orang berbuat kriminal seperti kejadian tadi.</p>
<p>Tapi.. ah,,, saya sendiri juga belum bisa, Astaghfirullaahal Adziimm…, Astaghfirullah…</p>
<p>SEKALI LAGI,,, BUAT KALIAN PARA PENCOPET/PENJAMBRET :</p>
<p>= = = MATAMU AMBLEGGG !! !!!!!!!!!!!!!! = = =</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/87/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/87/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=87&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/07/24/yang-ini-mah-bukan-lagi-nyopet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yo Ayo.., Ayo Indonesia&#8230;, Kuingin&#8230;, Kita Harus Menang&#8230;!!!</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/07/22/yo-ayo-ayo-indonesia-kuingin-kita-harus-menang/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/07/22/yo-ayo-ayo-indonesia-kuingin-kita-harus-menang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jul 2007 11:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/2007/07/22/yo-ayo-ayo-indonesia-kuingin-kita-harus-menang/</guid>
		<description><![CDATA[Suara suporter Indonesia membuat saya merinding saat itu. Ada nuansa yang berbeda. Meski kalah saya tetap puas. Ada sesuatu yang sulit saya deskripsikan di sana. Entahlah, meski 5 menit sudah peluit tanda pertandingan usai telah ditiup wasit, 90 ribu-an penonton tetap tak beranjak dari tempatnya. Mereka berdiri dan memberikan standing applaus, sembari meneriakkan Indonesia!!! Indonesia!!! [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=86&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img BORDER="0" SRC="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/DalamStadion.jpg" /></p>
<p>Suara suporter Indonesia membuat saya merinding saat itu. Ada nuansa yang berbeda. Meski kalah saya tetap puas. Ada sesuatu yang sulit saya deskripsikan di sana. Entahlah, meski 5 menit sudah peluit tanda pertandingan usai telah ditiup wasit, 90 ribu-an penonton tetap tak beranjak dari tempatnya. Mereka berdiri dan memberikan standing applaus, sembari meneriakkan Indonesia!!! Indonesia!!!</p>
<p>Semoga event kali ini dapat menjadi titik tolak perjalanan sepak bola Indonesia. Tapi bagaimanapun juga, menurut penilaian saya, timnas Indonesia masih kalah kelas dari 3 tim lainnya di Grup D Piala Asia 2007. Kita masih kalah dalam hal stamina fisik juga kecermatan mengumpan bola. Sedangkan untuk skill individual dan daya juang, timnas kita tidak kalah dengan tim lainnya. Ya, semoga event kali ini menjadi titik tolak persebakbolaan di Indonesia untuk memperbaiki kualitasnya.</p>
<p>Dan bagaimanapun juga, puluhan ribu suporter Indonesia telah menunjukkan dukungan yang luar biasa saat itu.</p>
<p>Viva Sepak Bola Indonesia.</p>
<p>Yo Ayo&#8230;,, Ayo Indonesia&#8230;., Kuingin..,, Kita harus menang&#8230;!!!!</p>
<p>Berikut ini beberapa hasil jepretan lainnya saat di dalam stadion.. :</p>
<p><span id="more-86"></span> <img SRC="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/DalamStadion2.jpg" BORDER="0" /><br />
&#8212; suasana di dalam Gelora Bung Karno &#8212;<br />
<img SRC="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/DalamStadion3.jpg" BORDER="0" /><br />
&#8212; suasana di dalam Gelora Bung Karno 2 &#8212;</p>
<p><img SRC="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/kelarpertandingan.jpg" BORDER="0" /><br />
&#8212; aktor keren Hollywood nih &#8212;</p>
<p><img SRC="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/meratapikekalahan.jpg" BORDER="0" /><br />
&#8212; Indonesia gak lolos lagi, hiks hiks&#8230; &#8212;</p>
<p><img BORDER="0" SRC="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/editan2.jpg" /></p>
<p>&#8212; bayang pun, jauh-jauh dari Hollywood buat nonton timnas Indonesia &#8212;</p>
<p><img BORDER="0" SRC="http://i16.photobucket.com/albums/b13/rendrafirmansyah/sichubbyikutnonton.jpg" /></p>
<p>&#8212; Anak siapa nih? si Chubby imut &#8212; :D</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/86/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/86/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=86&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/07/22/yo-ayo-ayo-indonesia-kuingin-kita-harus-menang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ampun!! Ampun!!,,, Keluarkan Saya Dari Sini!!!</title>
		<link>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/06/24/ampun-ampun-keluarkan-saya-dari-sini/</link>
		<comments>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/06/24/ampun-ampun-keluarkan-saya-dari-sini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jun 2007 21:09:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rendrasyah.wordpress.com/2007/06/24/ampun-ampun-keluarkan-saya-dari-sini/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sebelumnya melihat pengumuman akan diadakannya acara ruqyah massal di masjid komplek tempat tinggal saya, kemarin pagi saya datang menghadiri acara tersebut. Acara yang dimulai sekitar pukul 09.00 tersebut dihadiri oleh tidak kurang dari 200 orang warga komplek tempat tinggal saya. Apa itu ruqyah? Ruqyah adalah bacaan-bacaan perlindungan. Bacaan-bacaan yang berasal hanya dari Al Qur&#8217;an [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=84&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sebelumnya melihat pengumuman akan diadakannya acara ruqyah massal di masjid komplek tempat tinggal saya, kemarin pagi saya datang menghadiri acara tersebut. Acara yang dimulai sekitar pukul 09.00 tersebut dihadiri oleh tidak kurang dari 200 orang warga komplek tempat tinggal saya. Apa itu ruqyah? Ruqyah adalah bacaan-bacaan perlindungan. Bacaan-bacaan yang berasal hanya dari Al Qur&#8217;an dan doa-doa yang dicontohkan nabi dan termuat dalam hadist. Seperti yang dijelaskan dalam acara tersebut fungsi ruqyah adalah sebagai pengobatan, mengusir jin, syaiton yang tinggal dalam tubuh kita. Menurut pak ustadz yang menyampaikan materi, indikasi orang yang terkena gangguan jin atau ada jin bersarang di tubuhnya adalah biasanya stamina orang tersebut loyo, tidak bersemangat, gampang marah, kepala sering pening, suka mengantuk, terlebih saat mendengar suara bacaan Al Quran atau mendengar adzan. Tidak mutlak seperti itu, karena ada yang memiliki indikasi-indikasi tersebut tapi tidak bereaksi juga ketika diruqyah. Tapi pada umumnya &#8216;pasien&#8217;-'pasien&#8217; yang datang kepadanya dan memang terbukti terkena gangguan jin, memiliki indikasi seperti tadi.</p>
<p>Singkat kata, sekitar pukul 10.30 dimulailah ruqyah massal di dalam masjid. Pak Ustad memperdengarkan ayat-ayat melalui pengeras suara. Sekitar 10 menit berselang 2 orang hadirin wanita dan seorang hadirin laki-laki mengalami reaksi. Dua wanita menjerit-jerit (rupanya ada jin dalam tubuhnya, dan tidak tahan mendengar ayat-ayat Allah) dan reaksi yang laki-laki tadi muntah-muntah. Saya sendiri merasakan mual-mual, pening, dan jempol tangan kiri bergetar hebat. Tapi reaksi muncul hanya satu menit. Saya berpikir, &#8220;Wah, jangan-jangan ada juga jin di tubuh saya nih&#8221;,,, (ini mungkin akibat saya pernah menolak cintanya Jenifer Lopez, Britney Spears, dan artis-atis cantik lainnya itu. Jangan-jangan, mereka ini kemudian mengirim voodo nih ke saya, hwa ha ha, grobyak.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>Sekitar setengah jam berlalu akhirnya pak ustadz, menyudahi bacaan-bacaan ruqyahnya. Selanjutnya proses pengeluaran jin dari tubuh hadirin yang tadi &#8216;bereaksi&#8217;. Saya hanya sempat melihat proses pengeluaran yang hadirin laki-laki saja, yang kebetulan duduk persis di depan saya. Si mas tadi dalam kondisi tersadar, tapi terasa lemas. Kemudian Pak ustadz duduk di sebelahnya dan mulai membacakan bacaan ruqyah di telinga si mas. Si mas kembali muntah-muntah, kali ini lebih hebat. Sesaat kemudian tubuhnya bergetar, dan mengerang kesakitan, hwa&#8230;..,,, hwa..,,, hwa&#8230;. (rupanya si mas tadi sudah tidak sadar dan tubuhnya dikendalikan oleh jin yang bersarang di tubuh si mas tadi). Berikut ini cuplikan percakapan pak ustadz dengan jin tadi.</p>
<p><span id="more-84"></span></p>
<p><em>Jin (J) : Hwa&#8230;, hwa.., hwa&#8230;!!! sakit!! sakit!!! sakit!!! (berteriak keras, tubuh dan ekspresi wajah mengerang kesakitan, serta keluar air mata. Padahal si pak ustadz hanya menekan area ulu hatinya)</em></p>
<p><em>Pak Ustadz (PU) : Siapa kamu?</em></p>
<p><em>J : Hwa..!!! Sakit Ustad, sakit!!! ampun!!! ampun!!!</em></p>
<p><em>PU : Kenapa kamu di tubuh orang ini?</em></p>
<p><em>J : Saya suka sama orang ini, saya suka sama orang ini!!!</em></p>
<p><em>PU : Kamu muslim bukan?</em></p>
<p><em>J : Muslim Pak Ustadz, hwa&#8230;! hwa&#8230;! hwa&#8230;!! (mengerang)</em></p>
<p><em>PU : Kalo gitu, coba kamu baca syahadat</em></p>
<p><em>J : Asyhaduallaa ilaha illallah wa asyhaduannaa muhammadarrasulullah hwa..,, hwa&#8230;,,, hwa..!!!</em></p>
<p><em>PU : Kamu mau saya bacakan lagi ayat-ayat Allah?</em></p>
<p><em>J : Jangan Pak Ustadz,,, jangan!!! sakit!!!! sakit!!!!</em></p>
<p><em>PU : Takut gak kamu sama Allah???</em></p>
<p><em>J : Takut pak ustadz, takut&#8230; Ampun!!! Ampun!!! Keluarkan saya dari sini!!!</em></p>
<p><em>PU : Keluarkan gimana? Bagaimana saya bisa keluarkan kamu. &#8220;Kamu yang keluar sendiri sana!&#8221;. Cepat keluar. Baca salam, terus keluar!!!</em></p>
<p><em>J : Assalamu&#8217;alaikum Wr Wb&#8230;&#8230;&#8230;. (dan laki-laki tadi tersadar, matanya terbuka, masih ada sisa air mata di kelopak matanya)</em>.</p>
<p>Begitulah proses ruqyah. Tidak ada acara memasukkan ke dalam botol dan memakai tenaga dalam atau hal-hal aneh lainnya yang tidak ada tuntunannya dalam islam.</p>
<p>Si pak ustadz menjelaskan, &#8220;Adalah bohong besar kalau ada orang mengaku bisa melihat wujud asli jin&#8221;. Jelas diterangkan dalam Al Qur&#8217;an bahwa jin bisa melihat manusia, tapi sebaliknya manusia tidak dapat melihat jin. Sebagian ulama menambahkan, pengecualian untuk nabi dan rasul. Kalaupun ada manusia biasa yang bisa melihatnya itu ada dua kemungkinan, dia melihat penampakannya (perwujudan) jin tersebut, misalnya dalam bentuk pocong, genderuwo, orang-orang yang sudah meninggal, dan lain-lainnya. Dan memang jin bisa menyerupakan diri dengan wujud-wujud bermacam-macam itu, tapi itu bukanlah wujud aslinya. Dan tentunya perwujudan itu juga dapat dilihat oleh orang lain. Kedua, orang khusus yang bisa melihat perwujudan jin tapi orang lain tidak. Dalam hal ini, sebenarnya pada orang tersebut juga ada jinnya, sehingga dia bisa melihat perwujudan jin lainnya.</p>
<p>Saran pak Ustadz: &#8220;Gak usah aneh-aneh, jangan pernah pergi ke dukun, jangan pernah pake jimat (pengasihan, pelet, dll), jangan pernah ikut acara &#8216;isi&#8217; tenaga dalam, kekebalan tubuh, dan hal-hal instan lainnya.&#8221; &#8220;Kalau mau berobat ya ke dokter, kalau mau sukses yang berusalah, bekerja keras dan berdoa&#8221;. Jaga ibadah dan pererat silaturahmi dengan keluarga dan teman-teman.</p>
<p>&#8212; tulisan ini di-upload dengan fasilitas blogdesk dan menggunakan koneksi internet via Flexi &#8212;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rendrasyah.wordpress.com/84/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rendrasyah.wordpress.com/84/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rendrasyah.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rendrasyah.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rendrasyah.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rendrasyah.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rendrasyah.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rendrasyah.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rendrasyah.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rendrasyah.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rendrasyah.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rendrasyah.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rendrasyah.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rendrasyah.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rendrasyah.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rendrasyah.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rendrasyah.wordpress.com&amp;blog=728174&amp;post=84&amp;subd=rendrasyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rendrasyah.wordpress.com/2007/06/24/ampun-ampun-keluarkan-saya-dari-sini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6185adcbd4d4773c38b46c248e7c49c6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
